PALAK PENGENDARA DI JAKBAR, 2 PAK OGAH YANG VIRAL DI TEMBAK POLISI

PALAK PENGENDARA DI JAKBAR, 2 PAK OGAH YANG VIRAL DI TEMBAK POLISI

Berita.LapakJoker123 – Polisi menangkap dua pria pemalak pengendara mobil di Jalan Daan Mogot, Pesing, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang aksinya sempat viral. Kaki kedua tersangka ditembak petugas dengan alasan melawan saat diciduk.

“Kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan timah panas lantaran saat dilakukan penangkapan para pelaku berusaha melakukan perlawanan kepada petugas,” kata Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra dalam akun Instagram @polres_jakbar yang dipantau, Sabtu (14/9/2019).

Polres Jakbar ikut mengunggah video aksi kedua juru parkir liar yang berlagak sebagai pak ogah atau pengatur lalu lintas ilegal di jalanan memalak pengendara hingga membawanya keduanya ke rumah sakit setelah ditembak.

Kedua tersangka berinisial JAF (39) dan A alias F (39) ditangkap di putaran Pesing Garden, depan ruko Grand Mantion, Kebon Jeruk, pada Senin 9 September 2019, empat hari setelah video aksi keduanya memalak pengendara viral di media sosial.
Ilustrasi

Dimitri menjelaskan kejadian bermula saat korban melintas di Jalan Daan Mogot, Pesing, Kebon Jeruk. Tiba-tiba didatangi kedua tersangka. Satu di antaranya menggedor-gedor kap mesin mobil korban sambil memaksa meminta uang dengan ancaman kekerasan.

Dari dasar laporan yang dibuat korban dan adanya video viral terkait peristiwa tersebut, selanjutnya anggota Opsnal Kriminal Umum Subnit Jatanras menyelidiki serta mengobservasi, hingga akhirnya ditangkaplah keduanya.

Pada saat akan ditangkap, kata Dimitri, kedua pelaku berusaha melawan petugas, hingga akhirnya diberi tembakan terukur.

“Kedua pelaku merupakan residivis dalam kasus narkoba di mana pelaku baru saja selesai menjalani proses hukumannya,” ujar Dimitri.

Pelaku saat memalak pengendara diduga dalam pengaruh minuman keras dan narkoba. Saat dites urine, hasilnya positif menggunakan narkoba.

Sementara Kasubnit Jatanras Polrestro Jakarta Barat, Ipda R George menjelaskan, peran kedua tersangka berbagi tugas saat beraksi. JAF berperan memalak korban untuk memperoleh uang dengan menggedor-gedor mobil korban, kalau korban tidak memberikan uang, korban tidak boleh melewati jalan.

Sedangkan tersangka  berperan mengadang mobil lain dari belakang dengan menduduki kap mobil tersebut.